Abi adalah salah satu junior angler dari Maguro Fsihing Community di regional Cikarang. Dalam acara kopdar Maguro regional Cikarang yang diselenggarakan di Saung Desa Big Fish Strike, Abi berhasil mendapatkan beberapa kali strike ikan-ikan predator khas kolam ini. Abi juga sukses menuntaskan pertarungan dengan ikan-ikan yang strike di ujung matakailnya.
SAUNG DESA BIG FISH STRIKE adalah tempat yang nyaman untuk menikmati wisata memancing
Memancing yang merupakan salah satu olahraga sekaligus seni banyak di gemari oleh
berbagai kalangan, tua-muda, pria maupun wanita. Sensasi saat strike
di kolam Saung Desa dengan berbagai ikan-ikan monster adalah saat yang paling dinanti karena di saat itulah
andrenalin, kesabaran dan teknik di tuntut berkolborasi demi mencapai
target yaitu naiknya sang ikan ke tangan pemancing.
Kolam pemancingan yang tesedia tediri dari Kolam C & R (Catch & Release), Kolam
harian, kolam kiloan ikan mas,kolam kiloan ikan mujair, kolam kiloan
ikan gurame, kolam kiloan ikan patin dan kolam kiloan ikan bawal.
Kolam Catch and Release berisi ikan-ikan khas para
pecinta olahraga memancing dengan ukuran monster. Kolam ini memang dikhususkan untuk para angler yang mencari
serunya dan sensasi strike dengan sistem catch & release (tangkap & di lepas kembali).
Di kolam ini di huni oleh ikan-ikan jenis predator seperti Aligator, Arapaima,
Red Tail Catfish, Jengiskhan, Tiger Fish, Tapah, Blida, Mekong, Gabus Tomang,
Patin Super, Bawal dan Lele.
Untuk bermain di kolam Catch and Release, piranti yang digunakan harus memenuhi standar diantaranya joran
yang kuat, benang PE minimal no. 3, reel 4000, kali no. 12 tanpa ruit, karena
bobot ikan mulai dari 3kg hingga 100kg (1 kwintal) lebih dan umpannya juga
khusus dan dibantu oleh caddy / tenaga-tenaga yang berpengalaman dalam memberi
umpan.
Tampilkan postingan dengan label angler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label angler. Tampilkan semua postingan
Senin, 12 Februari 2018
Senin, 27 Februari 2017
Blue Fin Trevally_Krakatoa_Lampung
Bersama teman-teman dari Insane Fishing Club, Jakarta, saya mendapat kesempatan untuk mencoba salah satu tehnik memancing di sekitar perairan pulau Krakatoa, Lampung Selatan.
Langsung menuju spot-spot di karang dangkal, kami mencoba dengan tehnik popping dan casting. Dengan target ikan giant trevally, tenggiri, blue fin trevally.
Saya mencoba memainkan tehnik casting, menggunakan joran casting Zabre(kreol strike), minnow hardcore. Yang lain bermain popping di bagian depan boat, sementara saya bermain casting di bagian belakang kapal.
Setelah beberapa kali mencoba melemparkan minnow ke sekitar ombak, arus deras- akhirnyaaa STRIKEE. Seekor ikan berhasil hook-up di minnow saya. Dengan terus menggulung reel untuk menjaga tension dengan ikan, saya mencoba memainkan joran, supaya ikan segera merapat ke pinggir kapal. Akhirnya seekor blue fin trevally yang sukses mendarat di atas kapal. Sungguh menyenangkan bisa menaikkan salah satu ikan target.
Setelah beberapa kali mencoba melemparkan minnow ke sekitar ombak, arus deras- akhirnyaaa STRIKEE. Seekor ikan berhasil hook-up di minnow saya. Dengan terus menggulung reel untuk menjaga tension dengan ikan, saya mencoba memainkan joran, supaya ikan segera merapat ke pinggir kapal. Akhirnya seekor blue fin trevally yang sukses mendarat di atas kapal. Sungguh menyenangkan bisa menaikkan salah satu ikan target.
Blue fin trevally(the trevally sirip biru), memiliki nama latin Caranx melampygus. Nama lainnya cukup banyak, antara lain : jack sirip biru, king sirip biru, crevalle bluefinned, dan ulua biru.
The trevally sirip biru, banyak tersebar di perairan tropis samudra Hindia dan Pasifik, mulai dari Afrika Timur hingga ke Amerika Tengah, termasuk dari Jepang sampai Australia.
The trevally sirip biru, banyak tersebar di perairan tropis samudra Hindia dan Pasifik, mulai dari Afrika Timur hingga ke Amerika Tengah, termasuk dari Jepang sampai Australia.
Ikan ini bisa tumbuh dengan panjang lebih dari 1meter dan berat lebih dari 40kg.
Spesies ini mudah dikenali dari sirip birunya, moncong yang meruncing, dan banyak bintik-bintik biru dan hitam di kedua sisi bagian atas.
Blue fin trevally gemar mendiami lingkungan perairan pantai, seperti teluk, laguna, dan terumbu dangkal.
Spesies ini merupakan ikan predator yang kuat, dengan gemar berburu cumi dan krustasea.
Langganan:
Postingan (Atom)